Skip to content

Office Location

Jl. Cerme No.24, Sidanegara, Cilacap  53223

Phone Number

(0282) 533123

Send a Message

contact@alirsyad-cilacap.or.id

Sebaik-baik Manusia

The Secret Of Muhammad
1. Kapan Terakhir, Anda Membaca Sirah Nabi?
2. Mulia Dengan Islam
3. Nama dan Brand Image
4. Kebaikan Yang Telah Disiapkan
5. Aku Lebih Arab Daripada Kalian
6. Sayang Tanpa Syarat
7. Rahasia Dibalik Menggembalakan Kambing
8. Pengalaman Masa Kecil, Antara Kesuksesan dan Kegagalan
9. Pernikahan yang Agung
10. Jangan Lupakan Kebaikan Orang Lain!
11. Berinteraksilah dengan jujur
12. Sebaik-baik Manusia
13. Empat Puluh
14. Menjadi Seperti Khadijah

Setelah pemimpin suku-suku Quraisy menyepakati siapa yang memutuskan perselisihan diantara mereka tentang hajar aswad, maka Muhammad meminta sehelai kain. Ia mengambil hajar aswad dan meletakannya di atas kain, kemudian berkata, “Setiap (pemimpin) suku hendaknya memegang sudut kain ini, kemudian angkatlah bersama-sama.” Mereka melakukan apa yang diminta Muhammad. Ketika sampai pada tempatnya, beliau mengambil hajar aswad dan meletakannya di tempatnya.

Demikianlah, Muhammad berhasil mencegah terjadinya perang diantara mereka. Hal tersebut dilakukan dengan bijaksana, cerdas, rasa simpati, kelembutan, dan perdamaian antar sesama manusia. Beliau menjadi rahmat bagi mereka yang berselisih.

***

Rahmat artinya kelembutan. Rahmat juga diartikan dengan kasih sayang. Diutusnya Nabi Muhammad adalah bentuk kasih sayang Allah kepada seluruh manusia.

Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”. Keberadaan manusia ditentukan oleh kemanfaatannya bagi orang lain. Apakah dia bermanfaat bagi orang lain atau tidak. Oleh karena itu, karakter yang harus kita miliki adalah karakter bermanfaat.

Sudahkah kita memberikan manfaat bagi orang lain? (gusWAH)

Back To Top