Skip to content

Office Location

Jl. Cerme No.24, Sidanegara, Cilacap  53223

Phone Number

(0282) 533123

Send a Message

contact@alirsyad-cilacap.or.id

Empat Puluh

The Secret Of Muhammad
1. Kapan Terakhir, Anda Membaca Sirah Nabi?
2. Mulia Dengan Islam
3. Nama dan Brand Image
4. Kebaikan Yang Telah Disiapkan
5. Aku Lebih Arab Daripada Kalian
6. Sayang Tanpa Syarat
7. Rahasia Dibalik Menggembalakan Kambing
8. Pengalaman Masa Kecil, Antara Kesuksesan dan Kegagalan
9. Pernikahan yang Agung
10. Jangan Lupakan Kebaikan Orang Lain!
11. Berinteraksilah dengan jujur
12. Sebaik-baik Manusia
13. Empat Puluh
14. Menjadi Seperti Khadijah

Ketika Muhammad berusia 40 tahun, beliau merasakan kegelisahan yang sangat. Beliau menyaksikan sikap jahiliyah kaum Quraisy. Tidak ada yang lebih beliau sukai selain menyepi seorang diri. Beliau meninggalkan rumah, menaiki bukit, dan bersembunyi di Gua Hira.

Di gua tersebut, beliau beribadah, tidak pulang ke rumah istrinya. Untuk itu, beliau membawa perbekalan secukupnya. Setelah perbekalan habis, beliau kembali kepada Khadijah untuk mengambil lagi perbekalan secukupnya. Kemudian beliau kembali lagi ke Gua Hira.

Sebenarnya pertama turunnya wahyu kepada Muhammad secara mimpi yang benar waktu beliau tidur. Biasanya mimpi tersebut terlihat jelas oleh beliau, seperti jelasnya cuaca pagi. (Fathul Bari, Kitab Bad’il Wahyi)

***

Ada sebuah pepatah yang mengatakan: life begins at 40. Kehidupan dimulai dari usia 40 tahun (Walter B Pitkin, 1932). Secara historis usia 40 tahun dianggap sebagai angka spiritual dan suci yang memberi makna perubahan secara positif. Menurut ilmu numenorologi, angka 40 melambangkan kematian dan kelahiran kembali secara spiritual. (Memulai Hidup Dari Usia 40 Tahun, Tim Dewan Dakwah Jawa Tengah).

Dalam sejarah Islam, angka 40 mencirikan suatu peristiwa yang sangat agung. Nabi Muhammad menerima wahyu pertama pada usia 40 tahun. Angka 40 tahun juga disebutkan dalam al-Quran surat al-Ahqaf ayat 15. Usia 40 tahun adalah puncak kematangan dan kearifan.

Tapi yang jelas, bahwa umur yang diberikan Allah adalah satu kesempatan agar ia mau kembali kepada Allah. Semakin tua umur seseorang, maka sudah selayaknya ia semakin bisa mengingat Allah. (gusWAH)

Back To Top
error: